Publiora
Cover DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum
Sinta 2Terakreditasi Sinta 2Indonesia
Sedang

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum

Diterbitkan oleh: Institut Agama Islam Negeri ParePare(data SINTA)

ISSN Print: 1693-1777ISSN Online: 2548-8414
359artikel
4.109sitasi
h-32index

Identitas Jurnal

Nama Jurnal
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum
Level Sinta
Sinta 2
Status Akreditasi
Terakreditasi Sinta 2
Bidang Ilmu
Humaniora, Seni, Sosial
ISSN Print
1693-1777
ISSN Online
2548-8414

Cakupan dan Fokus

Detail Cakupan

Formal judicial, law of evidence in Indonesia does not accommodate electronic documents as evidence, while in practice in Indonesia through e-commerce transactions has been widely used business transactions electronically. With further increase electronic activity, evidence that can be used by law should also include such information or documents electronically. Recognition of electronic information as evidence in court is still questionable validity. In the practice of the courts in Indonesia, the use of electronic data as valid evidence is virtually never existed, though in some countries, the electronic information recorded in electronic equipment has been taken into consideration in the judge decide a case, either criminal or civil. Practice it was not the party who filed the electronic evidence to face trial , except for criminal cases, so that the civil judge in the District Court, for example at the Bandung District Court decides there is no case which recognizes the electronic evidence as evidence that the same force with tool - proof evidence contained in Article 164 HIR. With this fact suggests that civil disputes generally in the District Court is not a dispute relating to the business and leads of electronic transactions. Evidence is not provided for in Article 164 HIR, can not be regarded as valid evidence. This is because the law of civil procedure is a formal legal binding. As the most powerful man in deciding a case , and is regarded as the person who can give vonnis van de rechter (judge s decision) , a judge granted flexibility to find the law (rechtsvinding), either by means of legal interpretation (wetinterpretatie) or by digging , following the and understand the legal values that live in the community. Legal theory lex specialis derogat lex generalis also be a reference judge in admitting electronic evidence as valid evidence, the law specifically waives the old law, Through the ITE Law, related to the strength of evidence of electronic evidenc

Kata Kunci

EvidenceElectronicJudgeCourtCivilLegalIndonesiaPractice

Bantu naskah Anda

Ganti contoh di bawah dengan paragraf Anda. Setiap kalimat dicocokkan dengan artikel jurnal SINTA, dan sitasi hanya disisipkan bila artikelnya relevan.

187/2000 karakter
Gaya APA, hingga 5 sitasi. Gratis tanpa akun: 3 kali per hari.
Buka Sisipkan Sitasi untuk gaya lain dan ekspor BibTeX/RIS

Jurnal Serupa

Satu jurnal lain dengan cakupan paling dekat, diurutkan dari yang paling mirip. Kemiripan dihitung dari fokus, kata kunci, dan topik artikel yang benar-benar diterbitkan.

Status Scopus dan Indeksasi

✗ Belum Terindeks Scopus

Detail Submission

Biaya APC
Belum diketahui
Frekuensi Terbit
4 issues/year
Panduan Penulis
Lihat Panduan
DOI Prefix
10.35905
Bahasa
Indonesia
Total Artikel
359 artikel

Pertanyaan Umum

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Sinta berapa?

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum terakreditasi Sinta 2 menurut data SINTA Kemdiktisaintek.

Apakah DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum terindeks Scopus?

Belum. Menurut data Publiora, DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum belum terindeks Scopus.

Berapa kali DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum terbit dalam setahun?

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum terbit 4x setahun.

Berapa ISSN DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum?

ISSN DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum: 1693-1777, 2548-8414.

Siapa penerbit DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum?

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri ParePare.

Informasi Kontak

Kontak editor jurnal ini tersedia. Masuk dengan email untuk melihatnya, gratis.

Kontak editor dibatasi karena itu data pribadi, dan daftar email editor jurnal sering diburu pengirim spam.

Strategi Submission

Sedang
Skor: 43/100

Jurnal ini memiliki standar yang wajar. Cocok untuk peneliti yang sudah familiar dengan publikasi ilmiah.

  • •Ikuti template dan format yang diminta
  • •Perhatikan originalitas dan novelty
  • •Perkiraan umum waktu review untuk tingkat ini: 1-3 bulan (bukan data jurnal ini)
Terbitan BerikutnyaEstimasi
Januari 2027
Estimasi deadline submit: November 2026

Estimasi dari frekuensi 4x/tahun (bulan terbit asumsi merata)

Tips Submit

Bahasa: Bahasa IndonesiaPenting

Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia. Perhatikan penulisan ilmiah yang baik dan konsisten.

Baca Panduan PenulisPenting

WAJIB baca panduan penulis sebelum submit. Naskah yang tidak sesuai format akan langsung desk-rejected tanpa review.

Terbit: 4 issues/year

Terbit 4x setahun (kuartalan). Submit idealnya 3-4 bulan sebelum jadwal terbit berikutnya.

Submit via OJS

Jurnal menggunakan platform OJS untuk submission. Daftar akun terlebih dahulu, lalu ikuti langkah-langkah submission online.

Artikel mendapat DOI

Setiap artikel yang diterbitkan akan mendapatkan DOI, artinya karya Anda akan mudah ditemukan dan dikutip secara global.

Metrik dan Statistik

Google Citations4.109
H-Index32
i10-Index113

Daftar Indeksasi

  • Scopus

Mengelola jurnal ini di OJS? Plugin OJS Publiora membantu merapikan data afiliasi, menampilkan statistik artikel, dan memoderasi pendaftar.